Ijinkan Aku Untuk Menikah

8 04 2011

Oleh : al Akh Abu Ibrahim Abdullah Bin Mudakir

Diantara problem yang banyak dialami wanita adalah ketika orangtuanya atau walinya tidak setuju dia untuk segera menikah atau tidak setuju kepada calon shaleh yang hendak melamarnya. Sehingga tak sedikit banyak dari wanita yang memasuki usia terlambat atau susah untuk menikah.

Dibawah ini ada beberapa hal perlu diperhatikan dalan masalah ini.

Pertama : Khusnudzan (berbaik sangka) kepada orang tua.

Insya Allah semua orang tua menginginkan kebaikkan untuk anak-anaknya, mungkin bisa dikatakan tidak ada orang tua yang tidak menginginkan hal tersebut. Akan tetapi latar belakang pendidikanlah yang membedakan sikap orang tua dari masing-masing anak, sehingga setiap orang tua mempunyai konsep yang berbeda-beda tentang hakekat kebahagiaan untuk anak-anaknya. Dari sinilah jika orang tua tersebut jauh dari ilmu dien (agama) maka sangat besar sekali konsep kebahagian menurutnya justru sebuah perkara yang dinilai oleh agama sebagai perkara yang menyengsarakan anaknya di dunia maupun di akhirat. Dalam semua hal termasuk dalam urusan menikah. Contohnya mungkin menurut sebagian orang tua yang jauh dari nilai agama, maka bagi mereka sebuah kebahagian atau kesuksesan adalah ketika anaknya atau putrinya mencapai gelar tertentu dalam bidang pendidikan seperti sarjana misalnya. Maka sebagian orang tua tidak menganjurkan anaknya untuk segera menikah sebelum menyelesaikan kuliahnya atau bahkan melarang mereka untuk segera menikah. Dan tak sedikit akibat hal ini banyak dari putera dan puteri kaum muslimin malah terjatuh kepada perkara yang membahayakan mereka dari pergaulan bebas di kampus misalnya.

Intinya seorang anak harus mengetahui bahwasannya pada asalnya orang tua menginginkan kebaikan untuknya namun karena jauhnya dari ilmu dien (agama) membuat mereka tidak mengerti hakekat dari sebuah kebahagian atau kesuksesan.

Hal inilah yang seharusnya terpatri di hati seorang anak sehingga dengan sebab ini dia bisa bertindak dengan bijaksana dan shabar serta mengedepankan pendekatan yang baik ketika orangtuanya tidak setuju kalau dia segera menikah atau dengan calon yang shalih yang menjadi pilihannya.

Kedua : Jangan terlalu cepat menyimpulkan.

Terkadang perkaranya bukanlah orang tua kita yang tidak setuju kita segera menikah, akan tetapi karena kurang baiknya kita mensosialisasikan keinginan kita atau tentang proses sebuah pernikahan yang sesuai syar’i membuat orang tua kita tidak dapat memahami dengan baik keinginan dan maksud baik kita sehingga terkesan tidak setuju. Misalnya tiba – tiba seorang wanita bicara kepada orang tuanya ingin menikah, ada ikhwan yang ingin nadhor (melihatnya) ketika ditanya selama ini kenal dimana sama ikhwannya? Dia orang mana? Keluarganya bagaimana? si wanita tidak bisa menjawab dengan baik bahkan itulah pertama kalinya dia bicara sama orang tuanya tentang pernikahan…!!! Berangkat dari sini, karena tidak adanya sosialisasi kepada orang tuanya tentang proses pernikahan atau yang terkait dengannya lalu orang tua bertanya-tanya atau merasa khawatir dan yang semisalnya.

Inti dari poin ini saya ingin menyampaikan coba lihat kembali secara mendalam apa sebenaranya permaslahannya sehingga orang tua kita terkesan tidak setuju.

Ketiga : Jika ternyata tidak setuju.

Jika ternyata memang tidak setuju dilihat alasannya dari orang tua kita kenapa tidak setuju kita segera menikah atau tidak setuju dengan calon kita, apakah tidak setuju karena alasan yang dibenarkan oleh syari’at islam atau sebaliknya tidak sesuai dengan syari’at islam. Jika hal tersebut dibenarkan oleh syari’at kita seperti tidak setuju karena calon kita bukanlah seorang yang shalih atau shalihah. Seperti meninggalkan shalat berjama’ah di masjid atau berkerja di bank ribawi dan yang semisalnya. Rasulullah shalallahu alahi wasallam bersabda :

“ Setiap kalian adalah pemimpin dan akan ditanya tentang kepemimpinannya. Seorang suami pemimpin di rumahnya dan akan ditanya tentang kepemimpinannya, dan seorang istri pemimpin di rumah suaminya dan akan ditanya tentang kepemimpinannya”. ( HR. Bukhari daN Muslim dari Abdullah Bin Umar Radiyalallahu ‘Anhu)

“ Wanita dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, nasabnya, kecantikkannya, dan karena agamanya dan pilihlah karena agamanya, niscaya kamu akan beruntung “ (HR. Bukhari)

Maka  itulah tugasnya orang tua berusaha menolak sesuatu yang dapat membahayakan kehidupan anaknya diantaranya dengan menikahkan dengan orang yang tidak shalih. Sebaliknya jika alasannya menyelisihi syari’at seperti kita tidak boleh segera menikah lantaran masih kuliah atau orang tua kita mengingkan menantu PNS walaupun agamanya tidak baik sehingga menolak calon yang shalih yang hendak melamar kita hal ini menyelisihi syar’i.

Rasulullah shalallahu alahi wasallam bersabda :

“ Jika ada seorang laki-laki datang kepadamu yang telah kalian ridhai agama dan akhlaqnya maka nikahkanlah (wanita yang berada dibawah kewalianmu) dan jika tidak kamu lakukan maka akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakkan yang besar.“ (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah dengan sanad yang hasan)

Keempat : Tetap harus birul walidain (berbakti kepada orang tua).

Berbakti kepada orang tua adalah kewajiban seorang anak kepada orang tuanya bahkan merupakan amalan shalih yang besar pahalanya dan sebaliknya durhaka kepada orang tua merupakan dosa yang sangat besar. Sebagain anak ketika keinginannya tidak dipenuhi oleh orang tuanya lantas dia berbuat durhaka kepada orang tua seperti meninggalkan rumah sehingga membuat orang tua khawatir atau tidak taat ketika diperintah sesuatu atau tindakan durhaka lainnya.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “ Maukah kalian ku beritahu dosa besar yang paling besar ? para sahabat berkata: ‘ tentu wahai Rasullah. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam berkata : “…(disebutkan diantaranya) durhaka kepada Orang tua.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kelima : Cari solusi syar’i.

Banyak  yang bisa kita lakukan ketika orang tua tidak setuju kita segera menikah. Diantaranya adalah:

1.       Berdoa kepada Allah supaya Allah memudahkan urusannya karena Allah akan mengabulkan doa orang yang berdoa kepada-Nya.

Allah ta’ala berfirman :

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

“Dan Rabbmu berfiman, berdoalah kepada-Ku niscaya Aku akan mengabulkan bagimu.” (Qs. Ghafir : 60)

2.       Mencari orang yang disegani di keluarga untuk menyampaikan keinginanmu untuk segera menikah atau tentang calon shaleh yang hendak melamarmu.

3.       pendekatan yang baik dan bicara dari hati ke hati tentang keinginanmu untuk segera menikah atau tentang calon yang shalih yang hendak melamarmu atau yang berkaitan dengan masalahmu.

Diantaranya bisa dengan menulis sebuah surat kepada orang tua yang mengungkapkan keinginanmu untuk menikah atau yang berkaitan dengan masalahmu.

silahkan lihat artikel : https://nikahmudayuk.wordpress.com/2011/04/09/teruntuk-bapak-dan-ibuku-dengarkanlah-ungkapan-hati-putrimu/


Aksi

Information

6 responses

19 12 2012
Izinkan Aku Menikah..
1 01 2013
Frista

Orangtua saya tidak menyetujui saya menikah karena pasangan pekerjaanya kurang mapan, tidak bekerja di perusahaan bonafid/menjadi PNS…orangtua mungkin mnyetujui etelah 2 / 3 tahun kemudian padahal saat ini saya sudah menjalin hubungan dengan pasangan hampir 3 tahun. Bahkan saya sebenarnya tidak diijinkan bersilaturahmi ke rumah orangtua pasangan, alasanya belum ada ikatan apa2, dan takut menanggung malu kalau nanti saya tidak jadi menikah dengan pasangan tapi sudah dibawa2 ke rumah pasangan. Padahal dari keluarga pasangan sudah sejak awal sudah berniat meminang saya…entahlah, saya pusing dengan sikap orangtua..bagaimana solusinya. Apakah saya dikatakan durhaka sebab saya tetap mempertahankan pendapat saya bahwa saya ingin menikah?? sebab orang tua saya ini dikit2 bilang durhaka trhdp saya…

17 01 2013
nikahmudayuk

sauadri yang saya hormati, ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan.
1. kewajiban saudari untuk tetap berbakti kapada orang tua saudari
2. kalau hanya semata alasan yang saudari katakan menjadi sebab ortu saudari melarang saudari menikah maka itu alasan yang tidak dibenarkan.
3. bicarakan dari hati kehati dengan orang tua saudari keingin saudari untuk segera menikah.
4. bilang sama kerabat yang siganani oleh ortu saudari untuk membantu mengutarakan keingian saudari untuk segera menikah.
4. nasehat saya untuk saudari untuk menjaga hubungan (tidak pacaran- maaf) dengan calon saudari.
5. jangan lupa untuk banyak doa.
semoga Allah memudahkan urusan kita dan memberikan. amin

16 11 2013
Izinkan Aku Untuk Menikah | Ar-Rijal

[…] Sumber: https://nikahmudayuk.wordpress.com/2011/04/08/ijinkan-aku-untuk-menikah/ VIA hanifatunnisaa.wp.com […]

24 08 2015
yona

Assalamualaikum,wrwb,
Pak Ustadz/Bu Ustadzah
Saya yona (wanita) 27 tahun, ayah saya sudah meninggal, saya empat bersaudara,saya anak kedua saya punya kaka perempuan 36 thn yang belum menikah, sampai sekarang saya belum berhasil menemukan jodoh yg baik untuk kaka saya,saya sangat sedih melihat ibu saya yang tertekan karena masalah ini…dan skrng pacar saya mengajak tuk menikah dan keluarga nya mendukung tuk menikah di tahun ini.saya sudah bicarakan ini dgn kaka perempuan saya dia pun memberikan restu.tp mama menginginkan kaka yg duluan menikah,bila saya tanyakan alasannya mama beralasan bagaimana nanti pandangan tetangga pasti bicara keburukan klo adik nya nikah duluan.saya dan kaka sering meyakinkan kita lebih baik mengikuti syariat islam bkn adat,tp gara2 ini menjadi perdebatan saya kaka dan mama,mama keukeuh dgn keinginannya.

Apa yang sebaiknya saya lakukan? Apakah saya harus menunda pernikahan ini?atau saya harus batalkan pernikahan ini?di suatu sisi saya tak ingin terus berdosa dgn pacaran yg lama2 dan niat saya tuk segera menikah krna ibadah.tp disisi lain saya pun tak ingin berdebat menimbulkan komplik dgn mama dan menentang keinginan mama?
Mohon solusi pencerahan nya,terima kasih

22 11 2016
nikahmudayuk

wa alaikumussallam, coba cari org yag lebih didengar utk menyampaikan apa yg saudarj inginkan dhn hrapan ibu saudari lbh menedengar perkataannya. Dan jangan lupa bayak doa. Maaf baru bisa jawab saya dah sangat lama tdk mebuka blog ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s