Benarkah menikah akan menghalangi dari menuntut ilmu?

20 05 2013

ilmuPertanyaan: Benarkah menikah akan menghalangi dari menuntut ilmu?

Jawab (dijawab oleh Syaikh Muhamad bin Abdil Wahhab al-Whusoby): Tidak mesti begitu, hal itu sesuai dengan kondisi istri. Terkadang menghalangi dan terkadang justru membantu. Kalau istri itu shalihah maka ini akan membantu -insyaallah- untuk menuntut ilmu. Kalau istri tersebut tidak shalihah dan tuntutan yang mereka tuntut dalam pernikahannya sangat melimpah maka ini akan merintangi. Kalau seorang thalibul ilmi tidak memilih wanita yang penuh tamak terhadap dunia, tidaklah wanita yang mengejar kecuali dunia, ingin dan ingin, tuntutannya tidak henti-henti, maka dia harus jauhi model wanita seperti ini.

Demikian juga menjauhi (wanita) yang keluarganya memiliki tuntutan yang tak henti-henti dalam pernikahan. Setiap kesempatan mereka memiliki rentetan tuntutan padanya, maka hal ini akan merintangi dari thalabul ilmi. Bisa jadi akan menjadi sebab orang ini putus dari menuntut ilmu.

Adapun jika maharnya yang dituntut itu ringan, dan tuntutan yang lain juga sedikit, dan mereka justru membantu untuk mengejar kebaikan (menuntut ilmu), si istri memiliki sifat zuhud terhadap dunia, dan cinta kebaikan dan ilmu, maka ini akan membantu dalam menuntut ilmu.

http://thalibmakbar.wordpress.com/2013/05/05/asy-syaikh-al-wushaby-menjawab-seputar-pernikahan-taklid-mencela-guru-al-halaby-belajar-pada-turatsy/#more-774


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s