Memakai Wig Dengan Tujuan Berhias Untuk Suami

17 06 2013

Pertanyaan

Apa hukum seorang wanita memakai wig (rambut palsu) dalam rangka berhias untuk suaminya?

Jawaban:

Segala puji hanya milik Allah semata. Sholawat dan salam semoga terlimpahkan untuk Rosul-Nya berikut keluarga dan sahabatnya.

Suami dan istri seyogianya berhias untuk pasangannya selama hal itu bisa menumbuhkan cinta dan memperat hubungan antara keduanya. Akan tetapi berhias tersebut harus dalam batasan-batasan yang di bolehkan oleh syariat islam, bukan yang di haromkan.

Mulanya, wig di pakai oleh kalangan wanita bukan muslimah, kemudian semakin di kenal sehingga menjadi tanda atau ciri mereka. Maka dari itu, apabila seorang wanita memakainya dan berhias dengannya walaupun untuk suaminya, berarti dia telah menyerupai wanita-wanita kafir. Padahal Nabi telah melarang perbuatan ini dalam sabda beliau,

“Barang siapa menyerupai suatu kaum, dia termasuk dari mereka.”

Selain itu, perbuatan tersebut termasuk menyambung rambut, bahkan lebih dari sekedar menyambung. Padahal Nabi telah melarang hal ini dan melaknat pelakunya. Wabillah at-taufiq wa shollallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa alihi wa shohbihi wa sallam. (Fatwa al-Lajnah ad Da’imah 5/205-206) (Sumber Majalah Muslimah Qonitah, edisi 03/vol.01/1434H-2013M)

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s